Kalkulator DCF (Discounted Cash Flow)

Hitung valuasi perusahaan dengan metode Discounted Cash Flow (DCF). Estimasi nilai intrinsik berdasarkan proyeksi arus kas dan terminal value.

Cara Menggunakan Kalkulator DCF

  1. Masukkan FCF Tahun Pertama: Isi estimasi Free Cash Flow tahun pertama proyeksi.
  2. Tentukan Growth Rate: Masukkan estimasi pertumbuhan FCF per tahun (%).
  3. Masukkan Discount Rate: Isi WACC atau required return untuk mendiskon arus kas.
  4. Pilih Periode Proyeksi: Tentukan berapa tahun proyeksi arus kas (biasanya 5-10 tahun).
  5. Tentukan Terminal Growth: Masukkan pertumbuhan jangka panjang setelah periode proyeksi (biasanya 2-4%).
  6. Analisis DCF Value: Klik Hitung untuk melihat estimasi valuasi perusahaan.

FAQ

Apa itu DCF (Discounted Cash Flow)?

DCF adalah metode valuasi yang mengestimasi nilai perusahaan berdasarkan proyeksi arus kas masa depan yang didiskon ke nilai sekarang.

Bagaimana cara kerja DCF?

DCF memproyeksikan FCF beberapa tahun ke depan, mendiskon setiap arus kas ke nilai sekarang, lalu menambahkan terminal value untuk nilai setelah periode proyeksi.

Kenapa discount rate penting?

Discount rate mencerminkan risiko dan opportunity cost. Semakin tinggi risiko atau required return, semakin tinggi discount rate, dan semakin rendah DCF value.

Apa itu terminal value?

Terminal value adalah estimasi nilai perusahaan setelah periode proyeksi, dihitung dengan Gordon Growth Model. Biasanya menyumbang 60-80% dari total DCF value.

Apakah DCF cocok untuk valuasi saham?

Ya, DCF adalah metode valuasi fundamental yang umum digunakan untuk mengestimasi nilai intrinsik saham, terutama untuk perusahaan dengan arus kas yang stabil.