Kalkulator BEP (Break Even Point)
Hitung titik impas (Break Even Point) usaha Anda — berapa unit atau omzet yang harus tercapai sebelum mulai untung.
Apa itu BEP & Kenapa Penting Sebelum Mulai Usaha
BEP (Break Even Point) adalah titik di mana pendapatan sama dengan biaya — usaha tidak untung dan tidak rugi. Mengetahui BEP membantu menentukan target penjualan minimum dan mengevaluasi kelayakan harga jual.
Rumus BEP Unit dan BEP Rupiah
BEP (Unit) = Biaya Tetap ÷ (Harga Jual - Biaya Variabel per Unit)
BEP (Rupiah) = BEP Unit × Harga Jual per Unit
Contoh Perhitungan BEP
- Biaya Tetap: Rp10.000.000/bulan
- Harga Jual per Unit: Rp50.000
- Biaya Variabel per Unit: Rp20.000
- Margin Kontribusi = Rp50.000 - Rp20.000 = Rp30.000
- BEP = Rp10.000.000 ÷ Rp30.000 = 334 unit
- BEP Rupiah = 334 × Rp50.000 = Rp16.700.000
Cara Menggunakan Kalkulator BEP
- Masukkan biaya tetap: Isi total biaya tetap per bulan (sewa, gaji tetap, cicilan).
- Masukkan harga jual per unit: Isi harga jual produk per unit.
- Masukkan biaya variabel per unit: Isi biaya variabel per unit (bahan baku, kemasan).
- Lihat hasil BEP: Kalkulator menampilkan BEP dalam unit dan rupiah, serta margin kontribusi.
FAQ
Apa itu BEP?
BEP (Break Even Point) atau titik impas adalah kondisi di mana total pendapatan sama dengan total biaya — usaha belum untung tapi juga tidak rugi. Setelah melewati titik ini, setiap penjualan tambahan menghasilkan keuntungan.
Apa itu margin kontribusi?
Margin kontribusi adalah selisih harga jual dengan biaya variabel per unit. Angka ini menunjukkan seberapa besar tiap unit terjual berkontribusi menutup biaya tetap sebelum menghasilkan keuntungan.
Kenapa BEP penting sebelum mulai usaha?
BEP membantu menentukan target penjualan minimum yang realistis, mengevaluasi apakah harga jual sudah tepat, dan menjadi dasar perencanaan modal kerja.
Apa bedanya BEP unit dan BEP rupiah?
BEP unit menunjukkan jumlah barang yang harus terjual untuk impas. BEP rupiah menunjukkan nilai penjualan (omzet) yang harus tercapai untuk impas — dihitung dari BEP unit dikali harga jual per unit.